Tag Archive | jenis mesin cuci

Memilih Mesin Cuci

Mesin cuci adalah salah satu peralatan elektronik yang hampir setiap hari kita gunakan.  Bukan hanya di lingkungan rumah tangga, di berbagai institusi seperti rumah sakit, hotel, dan laundry, adalah pengguna terbesar mesin cuci.  Ada berbagai jenis mesin cuci, mulai dari yang dua tabung (tabung pencucian dan spin berbeda), satu tabung, yang terdiri dari mesin cuci top-loading (bukaan atas), dan front-loading (bukaan depan).  Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan, tergantung kebutuhan kita.

Berikut merupakan kelebihan dan kekurangannya:

2 tabung

Top-loading

Front-Loading

Cara Penggunaan

Repot

Simpel

Simpel

Konsumsi listrik

Rendah

Tinggi

Tinggi

Konsumsi air

Tinggi

Tinggi

Rendah

Efektivitas pencucian (kebersihan)

Sedang

Sedang

Tinggi

Harga

Rp 1 – 2 juta

Rp 2 – 5 juta

Rp 3 – 8 juta

  

Dari segi cara penggunaannya, mesin cuci dua tabung sangat repot.  Pertama karena harus mengatur sendiri secara manual untuk membilas pakaian.  Bila pakaian selesai dicuci, tentu mesin cuci tersebut akan diam saja dan tidak otomatis membilas pakaian.  Nah, selesai membilas pakaian, kita masih harus memindahkan pakaian tersebut ke tabung yang satu lagi untuk mengeringkannya.  Fiuh… Tapi lumayanlah, daripada nyuci pakai tangan pegel, hehe…  Lain halnya dengan mesin cuci satu tabung.  Begitu kita masukkan pakaian dan deterjen, kita bisa melakukan pekerjaan lain.  Mesin cuci tersebut akan melakukan sendiri pekerjaannya hingga pakaian kering / setengah kering.  Namun untuk mesin cuci top-loading, bila kita ingin menambahkan softener, harus kita tambahkan secara manual.  Jadi ya tetep kita tungguin sampai tahap pembilasan terakhir.  Kalau mesin cuci front-loading, nha, ini yang paling simple.  Kita tinggal masukkan pakaian, deterjen di wadahnya, softener di wadahnya, tekan start.  Jadi deh.  Taraaa..

Dari segi konsumsi listriknya, tergantung kapasitas mesin cuci tersebut terisi berapa kg pakaian.  Makin banyak isinya, makin berat kerjanya, sehingga makin besar konsumsi listriknya.  Dan pada tahap spin atau pengeringan, konsumsi listriknya akan paling besar, terutama bila rpm-nya tinggi.  Namun pada umumnya, mesin cuci dua tabung adalah yang paling hemat listrik.  Daya listriknya hanya berkisar antara 150 – 250 watt.  Sedangkan mesin cuci top-loading dan front loading berkisar antara 350 – 500 watt.  Apalagi bila opsi air panas dihidupkan, maka konsumsi listriknya akan makin tinggi lagi.

Dari segi konsumsi air, mesin cuci front-loading yang paling hemat.  Perbandingannya bisa 1:2 dengan kapasitas yang sama antara mesin cuci front-loading dengan top-loading 1 tabung maupun 2 tabung.  Misal pada mesin cuci top-loading membutuhkan 60 liter air saat tahap pencucian, sedangkan pada mesin cuci front-loading, 60 liter merupakan konsumsi air total dari tahap pencucian hingga pembilasan terakhir.  Irit kan? :)

Dari segi efektifitas pencuciannya, mesin cuci front-loading adalah yang terbaik.  Biasanya pada mesin cuci top-loading 1 tabung maupun 2 tabung, pakaian hanya diputar-putar saja, sehingga daya bersihnya kurang.  Sedangkan pada mesin cuci front-loading, pakaian berputar arah vertikal, sehingga pakaian dibanting dan akan lebih bersih karena efek pembantingan tersebut.

Nha, kalau masalah harga, bisa kita lihat pada tabel di atas.  Mana yang paling sesuai untuk kita? Mari kita sesuaikan dengan kebutuhan dan budget.  Selamat mencuci :)