Tag Archive | harga laundry

Daftar Agen (Distributor) Deterjen Murah & Parfum Laundry Kiloan Murah Forti di Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi Bandung Lampung Padang Bengkulu Purwokerto Sidoarjo Surabaya Polewali BSD Serpong Sumatra Kalimantan

Jakarta Timur

Bpk Ramli Saputra

Jl. Siliwangi Raya A 120

Rt 03 Rw 17 Chandra Baru

Pondok Gede

Telp:

081218133066

021-8469045

021-49778108

 

 

Bandung

Sdr Pranacitra Sinamo (Bubble Laundry)

Jl. Kebon Bibit No. 9

D A G O

Bandung– Jawa Barat

Telp: 08987443218

 

 

BSD Serpong

Bu Ida Rosmaida (Q-loundrie)

Giriloka Blok S3 no 12 Sektor IV-2

Rt 04 Rw 02 Serpong – Banten

Telp:

021-68085445

0811187896

 

 

Bekasi Timur

Sdr. Agus Wijoyoto

Jl. Pelus Raya No. 353

Perumnas 2 Bekasi

Telp:

021-91747226

085219002182

 

 

Jakarta Utara

Bpk. Ferry M

Jl. Pinus 2 Blok C-3 no.3

Kompleks Gading Griya Lestari

Kelapa Gading

Telp:

021-4403714

021-23715550 (Flexi)

 

 

Marketing Forti Supplier Laundry:
Kadek : 085283383222
Yanuar : 087875926222

Email:

fortichemical@yahoo.com
Facebook: fortichemical

All Products kami:

- deterjen / detergent laundry (bubuk & cair)
– parfum laundry
– pelicin & pewangi pakaian
– softener laundry
– penghilang noda
dan masih banyak lagi….

Melayani pengiriman untuk wilayah Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi (Jabodetabek), BSD  Serpong, Serang, dan semua kota di Indonesia seperti Bandung Padang Jambi Lampung Bengkulu Polewali Purwokerto Sidoarjo Surabaya Sumatra Kalimantan dan lain-lain. Bisa untuk laundry kiloan maupun laundry satuan. Juga sedia parfum laundry murah dan berbagai kebutuhan laundry lainnya.

Info lebih lanjut, klik www.fortichemical.com atau www.parfumlaundry.co.id.

Info mesin laundry (mesin cuci, mesin pengering / dryer) dan perlengkapan laundry, klik www.paketlaundry.com.

PROMO parfum laundry murah & deterjen laundry murah di Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi Bandung Lampung Padang Bengkulu Purwokerto Sidoarjo Surabaya BSD Serpong Sumatra Kalimantan dll

parfum deterjen laundry murah depok jakarta bekasi tangerang bsd jabodetabek bogor

info lengkap klik:
www.fortichemical.com

 

All Products kami:

- deterjen / detergent laundry (bubuk & cair)
– parfum laundry
– pelicin & pewangi pakaian
– softener laundry
– penghilang noda
dan masih banyak lagi….

Deterjen / detergent laundry murah untuk wilayah Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi (Jabodetabek) dan semua kota di Indonesia seperti Bandung Padang Jambi Lampung dan lain-lain. Bisa untuk laundry kiloan maupun laundry satuan. Juga sedia parfum laundry murah dan berbagai kebutuhan laundry lainnya.

Daftar Agen (Distributor) Deterjen Murah & Parfum Laundry Kiloan Murah Forti di Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi Bandung Lampung Padang Bengkulu Purwokerto Sidoarjo Surabaya Polewali BSD Serpong Sumatra Kalimantan

Jakarta Timur

Bpk Ramli Saputra

Jl. Siliwangi Raya A 120

Rt 03 Rw 17 Chandra Baru

Pondok Gede

Telp:

081218133066

021-8469045

021-49778108

Bandung

Sdr Pranacitra Sinamo (Bubble Laundry)

Jl. Kebon Bibit No. 9

D A G O

Bandung– Jawa Barat

Telp: 08987443218

BSD Serpong

Bu Ida Rosmaida (Q-loundrie)

Giriloka Blok S3 no 12 Sektor IV-2

Rt 04 Rw 02 Serpong – Banten

Telp:

021-68085445

0811187896

Bekasi Timur

Sdr. Agus Wijoyoto

Jl. Pelus Raya No. 353

Perumnas 2 Bekasi

Telp:

021-91747226

085219002182

 

 

Email:

fortichemical@yahoo.com
Facebook: fortichemical

All Products kami:

- deterjen / detergent laundry (bubuk & cair)
– parfum laundry
– pelicin & pewangi pakaian
– softener laundry
– penghilang noda
dan masih banyak lagi….

Melayani pengiriman untuk wilayah Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi (Jabodetabek), BSD  Serpong, Serang, dan semua kota di Indonesia seperti Bandung Padang Jambi Lampung Bengkulu Polewali Purwokerto Sidoarjo Surabaya Sumatra Kalimantan dan lain-lain. Bisa untuk laundry kiloan maupun laundry satuan. Juga sedia parfum laundry murah dan berbagai kebutuhan laundry lainnya.

Info lebih lanjut, klik www.fortichemical.com atau www.parfumlaundry.co.id.

 

Apakah Betadine Dapat Digunakan Untuk Test Kualitas Deterjen?

Hello Forti-ers, jumpa lagi di artikel saya.  Kali ini saya sedikit agak usil mengorek apakah Betadine (obat luka yang ada di pasaran) itu dapat digunakan untuk tes kinerja (kualitas) deterjen?  Saya tertarik menulis artikel ini karena sangat penasaran dengan satu hal yang pernah saya dengar dari beberapa orang teman sesama praktisi kimia laundry:

“Kalau mau ngetes deterjen itu bagus atau nggak, coba aja dites pake Betadine.  Bisa pake 2 cara, pertama masukkan Betadine beberapa tetes ke dalam air 1 gelas, lalu masukkan deterjen sedikit demi sedikit hingga warna Betadine hilang.  Atau sebaliknya, masukkan dulu deterjen ke dalam 1 gelas air, lalu teteskan Betadine hingga warnanya berubah menjadi kuning kecoklatan.  Jumlah Betadine dan jumlah deterjen harus terukur dengan tepat (kuantitatif), sehingga dapat dibandingkan antara kinerja deterjen satu dengan lainnya.  Misalnya kita menggunakan cara pertama, maka jumlah Betadine mula-mula yang dimasukkan ke dalam air harus sama, contohnya 10 tetes (0,5 ml).  Jumlah deterjen yang dimasukkan sedikit demi sedikit juga harus terukur dengan tepat, misal ditimbang atau cukup menggunakan takaran seperti menggunakan ujung sendok kecil.  Jangan lupa untuk selalu diaduk.  Makin banyak jumlah deterjen yang dimasukkan agar warna larutan Betadine menjadi bening, maka makin jeleklah deterjen kita.  Misal deterjen A membutuhkan 3 ujung sendok agar warna larutan Betadine hilang, sedangkan deterjen B membutuhkan 5 ujung sendok.  Dapat disimpulkan bahwa deterjen A lebih bagus daripada deterjen B.  Bila kita menggunakan cara kedua, sama juga.  Deterjen mula-mula yang dimasukkan ke dalam air harus sama dan terukur, misalnya 1 sendok makan, aduk rata, lalu masukkan Betadine tetes demi tetes sambil diaduk hingga warna larutan berubah menjadi kuning kecoklatan.  Makin banyak jumlah Betadine yang diteteskan, maka makin baguslah deterjen kita.”

Apa benar?

Saya sempat mencoba cara tersebut dan sekilas memang sepertinya cara tersebut oke punya.  Tapi saya sempat ragu juga.  Lalu saya bahas dengan beberapa orang teman dengan background yang sama dengan saya, yaitu kimia.  Mereka juga belum bisa menangkap sisi ilmiah dari cara tersebut.  Apakah noda-noda sehari-hari pada pakaian bisa diidentikkan dengan Betadine?  Misalnya noda lemak, tinta, karat, jamur, tanah, dan lain-lain.

Oke, sekarang kita lihat apakah Betadine itu? Betadine merupakan senyawa kompleks polyvinylpyrrolidone-iodine atau povidone-iodine (PVP-I) yang mengandung iodine sekitar 7,5-10%.  Iodine ini akan terlepas secara perlahan-lahan dari kompleksnya lalu berfungsi untuk membunuh sel eukariot dan prokariot melalui iodinasi lipid dan oksidasi sitoplasma dan komponen membran pada bakteri, jamur, dan virus, sehingga mencegah infeksi pada luka.

Lalu bagaimana bila Betadine ditambahkan pada deterjen? Reaksi apa yang terjadi? Iodine pada Betadine merupakan oksidator.  Sedangkan deterjen pada umumnya mengandung surfaktan ionik (anionik, kationik, maupun zwitterionik) sebagai zat aktifnya.  Walaupun ada beberapa deterjen yang surfaktannya nonionik (tidak bermuatan).  Namun sebagian besar deterjen mengandung surfaktan anionik (bermuatan negatif).  Maka bila Betadine ditambahkan pada deterjen, akan terjadi reaksi reduksi-oksidasi (redoks).  Iodine pada Betadine sebagai oksidator akan mengoksidasi surfaktan anionik, sedangkan iodine sendiri akan terreduksi.  Reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut:

Oksidasi: 2ROSO3- ↔ 2RSO3 + O2 + 2e-

Reduksi: I2 + 2e- ↔ 2I-

Redoks: I2 + 2ROSO3Na ↔ 2RSO3 + 2NaI + O2

ROSO3Na mewakili surfaktan anionik pada deterjen dengan R adalah CH3(CH2)10CH2(OCH2CH2)3.

Silakan dikoreksi jika ada yang salah dengan reaksi di atas ya.

Surfaktan anionik pada deterjen di atas misalnya SLES, SLS, LAS, ABS, dll.

Pertanyaan 1, bagaimana bila surfaktan di dalam deterjen adalah bukan surfaktan anionik, melainkan surfaktan kationik, zwitterionik, atau bahkan nonionik? Apakah iodine pada Betadine dapat mengoksidasi surfaktan-surfaktan selain anionik tersebut? Bagaimana reaksinya?

Misalkan bila iodine tidak dapat mengoksidasi surfaktan nonionik, padahal sebenarnya deterjen yang mengandung surfaktan nonionik tersebut bagus, maka deterjen tersebut akan tampak jelek karena tidak mengubah warna iodine.  Padahal deterjen impor banyak sekali yang mengandung surfaktan jenis nonionik ini.

Pertanyaan 2, apakah iodine pada Betadine dapat diidentikkan dengan noda? Apakah reaksi surfaktan terhadap noda adalah reaksi redoks? Mari kita lihat.

Surfaktan (zat aktif permukaan) pada deterjen mempunyai dua ujung yang berbeda yaitu ujung hidrofil (suka air) dan ujung hidrofob (benci air / suka lemak).  Zat aktif ini berfungsi menurunkan tegangan permukaan air sehingga dapat melepaskan kotoran yang menempel pada permukaan bahan.  Berikut ini adalah gambaran cara kerja surfaktan pada deterjen saat mengangkat noda.

Cara kerja surfaktan deterjen terhadap noda

Cara kerja surfaktan deterjen terhadap noda

Taken from Utah University.

Mula-mula, surfaktan berbentuk misel dengan ujung hidrofil berikatan hidrogen dengan air, sedangkan ujung hidrofobnya tertolak oleh air, sehingga terlindung di bagian dalam misel.  Saat berdekatan dengan noda, ujung hidrofob ini akan menarik noda dari kain, kemudian bersama-sama membentuk misel baru.  Suhu tinggi, pengadukan dan pengucekan pakaian akan mempercepat proses ini karena akan mempermudah terlepasnya noda dari kain.  Semua proses ini tidak melibatkan pertukaran elektron seperti pada reaksi redoks antara iodine pada betadine dengan surfaktan anionik.  Yang terjadi hanyalah interaksi / gaya yang timbul akibat adanya sifat hidrofil-hidrofob tersebut.

Tuh kan?

Terjawab sudah bahwa iodine pada Betadine tidak bisa diidentikkan dengan noda karena interaksi yang terjadi dengan surfaktan jelas berbeda.

Sebenarnya bisa juga diasumsikan bahwa jumlah iodine setara dengan jumlah surfaktan pada deterjen (cara 2).  Namun apakah jumlah surfaktan dalam deterjen dapat diasumsikan bahwa deterjen itu bagus?

“This whole chemical interplay of detergent, dirt and water needs just the right mix of water and quantity and nature of surfactant molecule to take place appreciably. If there are too few surfactant molecules, and too little energy in the water, the surfactants will not be able to surround and carry away oil and dirt globules as described. However, too many surfactant molecules will cause a problem as well because they will stick to every fiber present and copious rinsing will be required to really rid the laundry of the thus resultant surfactant layer.” (brighthub. com)

Tuh, ternyata kebanyakan surfaktan malah jelek juga ya?

Selain itu, di dalam deterjen, yang bekerja membersihkan noda bukan hanya surfaktan, tapi juga ada enzim, bleach agent, bintik biru, dll.

“Modern detergents contain more than surfactants. Cleaning products may also contain enzymes to degrade protein-based stains, bleaches to de-color stains and add power to cleaning agents, and blue dyes to counter yellowing.” (chemistry. about. com)

Jika kita mengetes kinerja deterjen menggunakan Betadine seperti ini: Misal deterjen A mengandung surfaktan 30%, tetapi tidak mengandung enzim, bleach agent, bintik biru, dll.  Sedangkan deterjen B hanya mengandung surfaktan 28%, tetapi mengandung bleach agent 25%.  Apakah deterjen A lebih baik daripada deterjen B? Kalau menurut tes Betadine, akan tampak bahwa deterjen A lebih baik daripada deterjen B.  Padahal kan tidak demikian.

Oiya, saya sempat googling berkali-kali dan tidak ada satupun artikel dari luar negeri yang menyebutkan bahwa iodine dapat digunakan untuk tes kinerja deterjen.  Cuma ada di artikel-artikel berbahasa Indonesia dan saya tidak habis pikir dari mana mereka mendapatkan metode ini.  Saya coba cari-cari di SNI (Standar Nasional Indonesia), ASTM (American Society for Testing and Materials), AOAC (Association of Analytical Communities), dan macem-macem metode standar lainnya, tidak ada yang menyebutkan metode Betadine ini.  Saya sangat penasaran.  Bila ada yang memiliki dasar ilmiah atau artikel-artikel valid yang dapat dipertanggungjawabkan mengenai metode iodine untuk tes kinerja deterjen, silakan berbagi.  Bila ada kesalahan pada artikel saya, mohon maaf ya, dan mohon koreksinya.  Mari kita belajar sama-sama, untuk Indonesia yang lebih baik :).

Seni Mencuci Pakaian

Mencuci pakaian merupakan salah satu kegiatan sehari-hari yang tak terpisahkan dalam kehidupan kita.  Setelah seharian beraktivitas, pakaian yang kita kenakan akan kotor oleh keringat, debu, dan berbagai noda membandel.  Oleh karena itu, pakaian perlu segera dicuci agar bakteri tidak berlama-lama menempel pada pakaian kotor yang menyebabkan pakaian menjadi bau.

Mencuci pakaian memerlukan trik-trik khusus dan seni tersendiri.  Kita tidak boleh asal saja dalam mencuci karena belum tentu pakaian kita menjadi bersih sempurna dan awet warnanya.  Tentunya kita memiliki setumpuk pakaian yang sudah pudar warnanya, apek baunya, menciut ukurannya, atau terdapat noda yang tidak bisa dihilangkan.  Hal itu terjadi karena kita belum mengetahui seni mencuci pakaian yang baik dan benar.  Berikut ini merupakan tips dan trik seni mencuci pakaian:

  1. Segera bilas dengan air dan sedikit sabun lalu kucek atau sikat dengan kain bersih apabila saat beraktivitas, pakaian kita tiba-tiba terkena suatu noda, misal saos, kecap, darah, dan lainnya.  Mendiamkannya hanya akan memperparah keadaan karena noda akan semakin lengket dan bersenyawa dengan pakaian, sehingga sulit dibersihkan.
  2. Selesai beraktivitas, segera rendam pakaian tersebut dengan deterjen.  Merendam pakaian merupakan tahap yang sangat penting karena pada tahap ini, deterjen akan bekerja melunakkan noda, sehingga noda akan semakin mudah dibersihkan pada saat tahap pencucian.  Semakin lama merendam, noda akan semakin mudah hilang.  Paling lama perendaman adalah 1 malam.  Namun pada umumnya, 30 menit merupakan waktu yang cukup.  Pilih deterjen khusus yang tidak menyebabkan bau saat perendaman.  Hati-hati dengan pakaian yang mudah luntur, jangan merendamnya terlalu lama karena akan merusak warnanya.
  3. Pada saat merendam, mencuci, maupun mengeringkan pakaian, jangan lupa untuk memisahkan pakaian berwarna dengan pakaian putih.  Pakaian yang mudah luntur seperti beberapa jenis jeans juga jangan dicampur dengan pakaian lainnya.  Pemisahan juga dapat dilakukan berdasarkan tingkat kekotoran pakaian tersebut.
  4. Pemilihan deterjen juga perlu diperhatikan:

-          Untuk noda-noda berat, gunakan deterjen khusus seperti Forti Heavy-Duty Detergent.  Deterjen ini akan membantu menghilangkan noda berat yang sulit dibersihkan oleh deterjen konvensional.  Anda juga dapat menambahkan Forti Spot Removal (penghilang noda khusus) yang dicampurkan dengan deterjen atau Anda dapat melakukan spotting terlebih dahulu pada area noda.  Spotting di sini adalah mengaplikasikan Spot Removal pada noda, diamkan sebentar, lalu sikat hingga noda melunak.  Bila noda belum juga hilang, rendam pakaian tersebut dengan deterjen dicampur dengan Spot Removal, lalu cuci.  Noda akan hilang saat pencucian.  Beberapa noda yang sudah terlalu lama menempel pada pakaian, yang sudah bersenyawa dengan serat kain, tidak akan dapat dihilangkan.  Oleh karena itu perlu dilakukan treatment dengan segera setelah pakaian terkena noda.

-          Untuk pakaian berwarna, bila kita menginginkan warna yang tetap seperti baru, walaupun sudah berkali-kali cuci, gunakan Forti Oxy-G Detergent.  Deterjen ini membantu mencerahkan warna pakaian Anda, meski sudah berkali-kali cuci.  Anda juga dapat menambahkan Oxy-G (bukan deterjen) yang dicampurkan dengan deterjen.

-          Untuk pencucian dengan mesin cuci, gunakan deterjen matic atau deterjen liquid.  Deterjen matic merupakan deterjen rendah busa.  Mengapa deterjen untuk mesin cuci harus deterjen rendah busa? Karena busa yang melimpah menyebabkan pakaian akan membutuhkan air yang banyak untuk membilasnya.  Air yang terlalu banyak tentu saja boros bagi kita dan tahap pembilasan akan memakan waktu yang lebih lama.  Selain itu busa yang terlalu banyak akan merusak mesin cuci kita.  Mesin cuci kita akan lebih mudah berkerak.

-          Dibanding deterjen bubuk, deterjen liquid lebih sesuai untuk mesin cuci.  Mengapa? Karena deterjen liquid berbasis air, sedangkan deterjen bubuk berbasis bahan kimia bubuk yang akan mengendap di mesin cuci dan menimbulkan kerak, jamur, karat, dan bau pada mesin cuci kita.  Tentu kita tidak menginginkan mesin cuci kita mudah rusak bukan? Namun, deterjen matic bubuk dapat kita gunakan pada mesin cuci kita, tetapi kita harus sering membersihkan mesin cuci kita dengan larutan pembersih mesin cuci.  Keampuhan deterjen liquid sama dengan deterjen bubuk dalam membasmi noda.  Namun deterjen liquid lebih cepat bekerja karena lebih mudah larut dibanding deterjen bubuk.

-          Bila kita menginginkan pakaian kita lebih lembut tanpa perlu repot menambahkan softener, kita dapat menggunakan deterjen yang sudah mengandung softener di dalamnya, seperti Softmatic Detergent.  Namun, kita juga dapat menambahkan softener di akhir pembilasan.  Jangan bilas lagi pakaian yang sudah kita rendam dengan softener.  Perendaman menggunakan softener minimal 10 menit.

-          Bila kita hanya mencuci pakaian sehari-hari kita dengan noda ringan menggunakan mesin cuci, gunakan deterjen Forti Matic atau Forti Liquid.  Namun bila kita ingin mencuci dengan tangan, gunakan Forti Ultra, Forti Daily, Forti Liquid, atau Forti Cream Detergent.  Ingat, jangan menyikat pakaian terlalu keras karena akan merusaknya.  Bila noda belum juga hilang saat disikat, rendam kembali pakaian tersebut, jangan dipaksa disikat.

-          Untuk pakaian putih, kita dapat merendam pakaian kita memakai pemutih pakaian seperti Forti Whitener.  Perlu diingat bahwa produk ini hanya untuk pakaian putih polos dan jangan mencampurkannya dengan deterjen.  Jangan campur pakaian yang telah direndam menggunakan produk ini dengan pakaian berwarna lain, saat tahap pencucian hingga pengeringan.  Karena akan melunturi pakaian lainnya.

  1. Ada beberapa jenis pakaian yang tidak dapat dicuci menggunakan mesin cuci.  Misalnya, kebaya, gaun, pakaian dalam, dan lain-lain.  Bila digunakan mesin cuci, pakaian-pakaian tersebut akan rusak, melar, menciut, atau sobek.  Untuk itu perlu kita perhatikan label yang biasanya terdapat pada pakaian kita.  Pada label tersebut terdapat informasi penting tentang cara pencucian pakaian tersebut.  Berikut ini merupakan simbol-simbol yang umumnya ada pada label pakaian klik di sini.
  2. Setelah tahap pencucian, kita masuk pada tahap pengeringan.  Pada umumnya kita menggunakan sinar matahari untuk mengeringkan pakaian kita.  Namun kita juga dapat menggunakan mesin pengering khusus (dryer).  Perlu diingat bahwa tidak semua pakaian dapat dikeringkan menggunakan sinar matahari ataupun dryer.  Biasanya pengeringannya hanya perlu diangin-anginkan saja.  Untuk itu kita perlu memperhatikan label pada pakaian.  Pada pengeringan menggunakan sinar matahari maupun dryer, kita perlu membalik pakaian kita, yang di bagian luar menjadi di dalam, untuk mempertahankan warnanya.  Pakaian berwarna yang terkena panas berlebihan akan mudah pudar.  Pada pengeringan menggunakan dryer, perhatikan waktunya.  Setiap jenis pakaian memerlukan waktu yang berbeda-beda untuk kering.  Setiap 15 menit, periksa pakaian-pakaian di dalam dryer, keluarkan pakaian yang sudah kering, tutup kembali, lalu lanjutkan pemanasan hingga semua pakaian kering.  Hal ini perlu dilakukan untuk menghemat listrik atau gas dan mempercepat proses pengeringan.  Pakaian yang sudah kering, bila tidak kita keluarkan terlebih dahulu, akan terus ikut dikeringkan, sehingga panas yang seharusnya untuk pakaian yang masih basah, akan terhalang oleh pakaian kering tersebut dan proses pengeringan akan menjadi lebih lama.  Selain itu pakaian yang terlalu kering akan menjadi kaku dan sulit untuk disetrika.
  3. Setelah kering, pakaian siap untuk disetrika.  Jangan sekali-sekali menyetrika pakaian yang masih basah karena akan menimbulkan bau.  Dan perhatikan label pada pakaian, tidak semua pakaian bisa disetrika.  Pada tahap penyetrikaan, kita dapat menggunakan pelicin setrikaan seperti Forti Ironing Liquid untuk melicinkan pakaian dan memudahkan proses penyetrikaan.  Produk ini terdapat beraneka macam wewangian yang tahan lama yang dapat Anda pilih sesuai gaya Anda.
  4. Setelah disetrika, pakaian dapat disemprotkan parfum laundry pada sisi bagian atas, bawah, dan dalam pakaian.  Parfum ini akan menempel berminggu-minggu lamanya walau disimpan di dalam lemari sekalipun.  Pilihlah parfum dengan aroma yang sama dengan aroma pelicin dan softener.  Aroma yang berlainan akan menimbulkan crash sehingga aromanya akan saling meniadakan.

Nah, demikian tips dan trik seni mencuci pakaian kali ini.  Bila semua poin di atas dilaksanakan, niscaya pakaian Anda akan lebih bersih, awet, dan terawat.  Untuk info mengenai kimia laundry, klik di sini.  Selamat mencoba :).

Simbol Label pada Pakaian

Berikut ini merupakan simbol label pada pakaian yang berisi tentang perlakuan yang sesuai dengan pakaian tersebut.

Cara Mencuci (klik pada gambar untuk tampilan yang lebih jelas):

simbol label care pakaian wash

simbol label care pakaian wash

Cara bleaching (klik pada gambar untuk tampilan yang lebih jelas):

simbol label care pakaian bleach

simbol label care pakaian bleach

Cara menyetrika & dry clean (klik pada gambar untuk tampilan yang lebih jelas):

simbol label care pakaian ironing dan dry clean

simbol label care pakaian ironing dan dry clean

Cara mengeringkan (klik pada gambar untuk tampilan yang lebih jelas):

simbol label care pakaian dry

simbol label care pakaian dry

Pastikan kita mengikuti aturan pada label pakaian tersebut agar pakaian kita lebih awet dan terawat.  Tentang cuci mencuci lebih jauh, klik di sini.

Deterjen Ramah Lingkungan Dapat Menyuburkan Tanaman ???

Bila kita membuka beberapa website atau blog yang menjual produk deterjen, atau menerima brosur tentang product knowledge deterjen, sering kita jumpai terdapat tulisan seperti ini: “Deterjen kami ramah lingkungan! Buktinya dapat digunakan untuk menyiram tanaman! Dapat menyuburkan tanaman! Belilah produk kami untuk penyelamatan linkungan hidup!” Dan kalimat-kalimat lain yang sejenis yang kira-kira bernada sama.

Lalu yang menjadi pertanyaan ialah benarkah definisi mereka tentang deterjen yang ramah lingkungan itu? Apakah deterjen mereka benar-benar ramah lingkungan?

Oke, sekarang kita lihat kegiatan mencuci kita sehari-hari. Setelah mencuci, ke manakah air limbah buangan cucian kita? Tentunya hampir semua orang langsung membuang air limbah cuciannya ke saluran pembuangan. Beberapa di antara kita memiliki instalasi pengolahan limbah rumah tangga yang dapat mengolah limbahnya terlebih dahulu, sehingga saat dibuang ke lingkungan menjadi tidak berbahaya lagi. Namun hal itu sangat jarang dilakukan oleh sebagian besar masyarakat kita karena masyarakat kita masih belum cukup teredukasi mengenai pentingnya pengolahan limbah tersebut.

Kembali lagi kepada slogan deterjen yang dapat menyuburkan tanaman di atas. Mengapa deterjen tersebut dapat menyuburkan tanaman? Jawabannya adalah deterjen tersebut mengandung fosfat. Fosfat merupakan bahan baku utama pupuk yang sangat baik untuk menyuburkan tanaman. Fosfat merupakan senyawa utama, selain nitrogen dan kalium, yang paling dibutuhkan oleh tanaman. Lalu untuk apa deterjen diberi fosfat? Fosfat dalam deterjen berfungsi sebagai builder yang membantu daya pembersihan dan menghilangkan kesadahan air. Kesadahan air dapat menurunkan kinerja deterjen, untuk itu perlu dihilangkan agar kinerja deterjen menjadi optimal.

Nah, sekarang apa jadinya bila limbah deterjen yang mengandung fosfat tersebut kita buang ke saluran pembuangan kita? Saluran pembuangan kita nanti akan bermuara ke sungai. Menurut berbagai sumber yang sangat dapat dipercaya, fosfat dalam deterjen merupakan penyebab utama proses eutrofikasi (pengkayaan unsur hara yang berlebihan) pada sungai/danau yang ditandai oleh ledakan pertumbuhan alga dan eceng gondok yang secara tidak langsung dapat membahayakan biota air dan lingkungan. Di beberapa negara Eropa, penggunaan fosfat telah dilarang dan diganti dengan senyawa substitusi yang relatif lebih ramah lingkungan.

Jangan terkecoh oleh produsen yang mengklaim bahwa deterjen mereka yang mengandung fosfat dan dapat menyuburkan tanaman itu ramah lingkugan! Itu salah! Deterjen mereka memang dapat menyuburkan tanaman, tetapi itu bukan ramah lingkungan. Lha wong bisa bikin eutrofikasi gitu…

Tapi sebagian besar deterjen yang ada di Indonesia menggunakan fosfat sebagai bahan buildernya karena bahan-bahan lain sebagai pengganti fosfat harganya lebih mahal dan kinerjanya kalah jauh dari fosfat. Lalu bagaimana? Tenang Forti-ers. Deterjen yang mengandung fosfat ini masih dapat digunakan, asal limbahnya jangan langsung dibuang ke selokan. Kecuali setiap kita mencuci, limbahnya langsung kita gunakan untuk menyiram tanaman atau kita olah terlebih dahulu agar tidak mencemari lingkungan lalu kita bisa buang atau kita pakai kembali. Lebih jauh tentang pengolahan limbah deterjen dapat dilihat di artikel kami yang lain.

Kini kita sudah tahu bukan tentang fosfat pada deterjen yang dapat menyebabkan eutrofikasi (tidak ramah lingkungan)? Nah, sekarang kita jangan mudah terkecoh oleh slogan yang menyebutkan bahwa deterjen yang dapat menyuburkan tanaman itu ramah lingkungan. Tapi tenang saja, deterjen tersebut masih dapat kita gunakan asal limbahnya tidak langsung dibuang ke selokan. Selamat mencuci :).

Dari berbagai sumber.

Pengolahan Limbah Deterjen

Cara yang paling sederhana mengatasi pencemaran limbah deterjen adalah dengan menanami selokan dengan tanaman air yang bisa menyerap zat pencemar. Tanaman yang bisa digunakan, antara lain jaringao, Pontederia cordata (bunga ungu), lidi air, futoy ruas, Thypa angustifolia (bunga coklat), melati air, dan lili air. Cara ini sangat mudah, tapi hanya bisa menyerap sedikit zat pencemar dan tak bisa menyaring lemak dan sampah hasil dapur yang ikut terbuang ke selokan.

Cara yang lebih efektif adalah membuat instalasi pengolahan yang sering disebut dengan sistem pengolahan air limbah (SPAL). Caranya gampang; bahan yang dibutuhkan adalah bahan yang murah meriah sehingga rasanya tak sulit diterapkan di rumah Anda.

Instalasi SPAL terdiri dari dua bagian, yaitu bak pengumpul dan tangki resapan. Di dalam bak pengumpul terdapat ruang untuk menangkap sampah yang dilengkapi dengan kasa 1 cm persegi, ruang untuk penangkap lemak, dan ruang untuk menangkap pasir.

Tangki resapan dibuat lebih rendah dari bak pengumpul agar air dapat mengalir lancar. Di dalam tangki resapan ini terdapat arang dan batu koral yang berfungsi untuk menyaring zat-zat pencemar yang ada dalam limbah deterjen.

Cara kerja
Air bekas cucian atau bekas mandi dialirkan ke ruang penangkap sampah yang telah dilengkapi dengan saringan di bagian dasarnya. Sampah akan tersaring dan air akan mengalir masuk ke ruang di bawahnya. Jika air mengandung pasir, pasir akan mengendap di dasar ruang ini, sedangkan lapisan minyak-karena berat jenisnya lebih ringan-akan mengambang di ruang penangkap lemak.

Air yang telah bebas dari pasir, sampah, dan lemak akan mengalir ke pipa yang berada di tengah-tengah tangki resapan. Bagian bawah pipa tersebut diberi lubang sehingga air akan keluar dari bagian bawah. Sebelum air menuju ke saluran pembuangan, air akan melewati penyaring berupa batu koral dan batok kelapa.

Beberapa kompleks perumahan-seperti Lippo Karawaci-dan hampir semua apartemen telah memiliki instalasi pengolah limbah yang canggih dan modern. Limbah yang telah diolah akan digunakan lagi untuk menyiram tanaman, mengguyur kloset, dan untuk mencuci mobil. Di Singapura dan negara-negara maju, limbah rumah tangga bahkan diolah lagi menjadi air minum.

Sumber: Kompas.com

Simulasi Bisnis Plan Laundry Kiloan

Hai Forti-ers, ada yang mau buka usaha laundry kiloan? Usaha ini lumayan lho.  Kebetulan saya sendiri juga punya usaha ini.  Saat awal-awal buka dulu, kami buta sama sekali mengenai bisnis laundry, tapi kami ya nekat saja.  Toh kalau ada kemauan, pasti ada jalan :)

Tapi nekat itu ada sisi positif sekaligus sisi negatifnya.  Positifnya kita jadi belajar benar-benar dari nol dan tahu semua hal tentang laundry mulai dari A sampai Z.  Negatifnya ya tentu saja menghabiskan banyak waktu dan materi.  Tapi memang itu harga yang pantas untuk dibayar hingga kami bisa seperti sekarang ini.  Toh anggap saja semua biaya yang keluar itu adalah biaya kuliah laundry, hehe :p

Saat itu kami hanya meraba-raba dalam membuat bisnis plan usaha ini.  Dan tentu saja namanya juga baru mulai usaha, pasti salah di sana sini.  Andai saat itu ada yang mengajari kami, pasti kami tidak membuat terlalu banyak kesalahan, sehingga bisnis plan yang kami buat tidak terlalu meleset jauh dari kenyataan di lapangan.

Kali ini saya akan mengulas tentang bisnis plan laundry kiloan.  Bisnis plan ini saya buatkan untuk para Forti-ers yang baru akan memulai usaha laundry kiloan skala kecil.  Walau bisnis plan ini sangat sederhana dan tidak sama persis dengan format pakem yang lazim digunakan di dunia akuntansi, namun semoga dapat membantu para forti-ers dalam mengambil keputusan.

Sekarang kita langsung masuk ke hitung-hitungannya.  Sebelum kita memulai usaha, kita perlu menghitung perkiraan berapa modal yang harus dikeluarkan, berapa biaya variabelnya, berapa pemasukan, berapa marginnya, lalu kapan balik modal, dan sebagainya.  Ini hanya perkiraan saja.  Oleh karena itu sangat sering salah di sana-sini bila kita tidak dibimbing oleh ahlinya atau orang yang sudah berpengalaman di bisnis itu.

Untuk membuka laundry kiloan, pertama kita butuh tempat.  Tempat ini bisa di tempat yang strategis dan ramai atau cukup di rumah kita.  Keduanya boleh saja dijalani, namun bila kita membuka laundry di tempat yang tidak strategis, perlu kita pikirkan juga biaya untuk deliverynya.  Yang kedua, kita butuh mesin cuci dan mesin pengering (dryer).  Pada saat awal membuka laundry, jangan terburu nafsu untuk membeli banyak mesin.  Beli dulu satu mesin cuci dan satu mesin pengering.  Seiring berjalannya waktu, jumlah pelanggan pasti bertambah, nha, baru kita beli mesin lagi di tengah jalan.  Untuk pembelian mesin ini, boleh membeli mesin yang baru ataupun yang second.  Namun siapkan biaya maintenance per bulannya bila kita beli yang second.

Yang ketiga, kita butuh karyawan.  Pilih karyawan yang berdomisili dekat dengan laundry kita atau kalau bisa dia menginap di sana karena mereka akan sering lembur sampai malam.  Kasihan kalau rumah mereka jauh.  Untuk jumlah karyawan, sesuaikan dengan jam buka laundry kita.  Bila ingin buka dari pagi sampai malam, karyawan harus bekerja shift.  Masing-masing 1 shift itu normalnya 8 jam.  Kalau lebih dari itu dihitung lembur.  Sebagai gambaran untuk laundry yang buka dari jam 7 pagi sampai jam 10 malam butuh 4 karyawan shift dengan gaji masing-masing ± Rp 600 ribu, belum termasuk lembur dan uang makan.  Karyawan merupakan pengeluaran terbesar, tetapi merupakan aset utama kita.  Pastikan mereka memenuhi standar, jujur, dan mematuhi prosedur kerja dari kita.  Berikan pelatihan awal kepada mereka dan berikan fasilitas yang memadai agar mereka betah bekerja bersama kita.

Yang keempat kita perlu mempersiapkan berbagai perabot, seperti meja setrika, kursi, keranjang baju, ember, rak, lemari, dan lain-lain.  Bila perlu lakukan renovasi pada kios laundry kita agar lebih cantik.  Siapkan juga plastik, kresek, hanger, tag gun, tag pin, berbagai alat tulis, nota khusus laundry kita, brosur untuk publikasi, dan lain-lain.

Selanjutnya kita butuh kimia laundry.  Di antaranya yaitu deterjen, softener, pelicin pakaian, penghilang noda, parfum laundry, dan lain-lain.  Pilihlah kimia laundry dengan kualitas yang baik, tetapi dengan harga yang masuk akal.  Bila kita memakai kimia laundry yang ada di supermarket, hitung dulu apakah harganya sesuai dengan harga per kilo laundry kita? Berapa rupiah biaya untuk per kilogram pakaian? Jangan pernah memakai deterjen biasa untuk mesin cuci bukaan depan (front loading) karena akan merusak mesin kita.  Gunakan deterjen matic atau deterjen liquid.  Coba kita lihat beberapa harga deterjen yang ada di pasaran di sini.

Setelah semuanya siap, laundry kita siap dibuka deh.  Jangan lupa untuk mempublikasikannya lewat pamflet, spanduk, brosur, radio, internet, dan sebagainya.  Bila laundry sudah berjalan, catatlah semua transaksi yang terjadi pada nota rangkap tiga.  Berikut ini merupakan contoh format pemasukan harian laundry.

pemasukan harian laundry kiloan

pemasukan harian laundry kiloan

Berikut ini adalah file Format Pemasukan Harian Laundry.

Pada tabel di atas dengan harga laundry normal per kilo Rp 6.000, didapat pemasukan harian sekitar tiga ratus tujuh puluh ribu rupiah.  Bila diestimasi, per bulan laundry ini akan mendapatkan omset sebesar sebelas juta rupiah.  Tentunya nilai ini tidak bisa dijadikan patokan karena jumlah pelanggan tiap hari berbeda-beda.  Laundry yang baru saja buka juga tidak mungkin langsung mendapatkan pelanggan sebanyak itu.  Menurut pengalaman saya, jumlah di atas baru bisa didapatkan setelah enam bulan berjalan.  Memang membutuhkan waktu untuk membangun kepercayaan pelanggan.  Beda pula kasusnya bila laundry Anda adalah laundry murah meriah yang per kilo hanya Rp 3.000.  Anda dapat memperkirakan berapa pemasukan per bulan dengan jumlah pelanggan yang sama.

Selain pemasukan harian, catat juga semua pengeluaran harian.  Semua jenis transaksi perlu dicatat.  Kelalaian akan hal ini dapat menyebabkan keuangan yang bocor tanpa diketahui.  Tentunya kita tidak menginginkan hal ini terjadi bukan? Berikut ini merupakan contoh format catatan pengeluaran harian.

pengeluaran harian laundry kiloan

pengeluaran harian laundry kiloan

Berikut ini adalah file Format Catatan Pengeluaran Harian Laundry.

Bila transaksi harian telah dicatat, rekap semua transaksi tersebut menjadi laporan keuangan bulanan.  Berikut ini merupakan contoh format laporan keuangan bulanan.

laporan keuangan bulanan laundry kiloan

laporan keuangan bulanan laundry kiloan

Berikut ini adalah file Format Laporan Keuangan Bulanan Laundry.

Laporan keuangan di atas kurang lebih mencerminkan keadaan sebuah laundry yang berjalan lebih dari enam bulan.  Margin bersihnya lumayan bukan? Untuk sewa tempat, walaupun kita membayarnya tahunan pada awal tahun, tetap masukkan pada pengeluaran bulanan, lalu simpan uang tersebut untuk biaya sewa tahun berikutnya.

Bila Forti-ers sudah tergambar bagaimana prospek margin dari laundry kiloan, mari kita membuat bisnis plannya.  Di bawah ini merupakan simulasi bisnis plan laundry kiloan.

Bisnis Plan Laundry Kiloan

Bisnis Plan Laundry Kiloan

Berikut ini adalah file Format Bisnis Plan Laundry.

BEP = Total Modal Awal / Margin Rata-Rata per Tahun

Tampak bahwa saya mencantumkan terdapat 2 mesin cuci dan 2 mesin pengering (dryer).  Bukankah sebaiknya saat awal buka, beli dulu masing-masing 1 mesin cuci dan 1 mesin pengering? Ya, memang benar.  Namun pada perjalanannya, kita pasti akan membeli mesin lagi seiring dengan bertambahnya pelanggan kita.  Pembelian mesin di tengah jalan tersebut sengaja saya masukkan pada modal awal karena memang pada dasarnya itu adalah modal awal, bukan biaya variabel.  Karena bila kita membeli mesin lagi, BEP kita akan bertambah lama.  Kecuali bila kita membeli mesin secara kredit.  Bila kita membeli mesin secara kredit, atau meminjam bank untuk modal usaha, jangan lupa memasukkan bunganya sebagai pengeluaran bulanan.

Lalu yang dimaksud dengan working capital adalah sebenarnya biaya variabel, tetapi kita butuhkan di awal berdirinya laundry kita.  Tanpa working capital, laundry kita tidak akan bisa berjalan.  Oleh karena itu sengaja saya masukkan working capital ini ke modal awal.  Contoh working capital adalah kimia laundry, plastik, nota, dan sebagainya.

Untuk modal awal lainnya dapat disesuaikan sesuai dengan laundry Forti-ers masing-masing.  Simulasi di atas hanya sebagai gambaran berapa modal yang kira-kira harus kita siapkan untuk membuka sebuah laundry kiloan.  Bisa saja kita tidak menyewa tempat, tidak memerlukan renovasi, dan tidak memerlukan dryer (dijemur saja), tentu modal awal kita akan jauh berkurang, dan BEP akan lebih cepat.  Namun saya sarankan untuk dryer, semua laundry minimal harus punya satu.  Karena bila hujan, kita akan sangat kerepotan bila tidak memiliki dryer.

Pada simulasi di atas, saya memasukkan pemasukan rata-rata per bulan adalah sembilan juta, bukan sebelas juta seperti sebelumnya saya sampaikan.  Hal ini sebagai antisipasi enam bulan pertama laundry kita yang tidak terlalu ramai.  Jadi kita anggap rata-rata pemasukan per bulan adalah sembilan juta rupiah.  Untuk pengeluaran bulanan, memang rata-rata adalah enam juta rupiah untuk laundry yang memiliki 2 mesin cuci front loading, 1 dryer gas besar, 1 dryer gas kecil, 4 orang karyawan, dan dengan biaya sewa sepuluh juta per tahun.  Semua tergantung pada keadaan laundry masing-masing, bisa kurang dari itu atau bahkan lebih.

Margin yang didapatkan rata-rata per bulan adalah tiga juta rupiah.  Bila kita hitung BEP-nya (balik modal) adalah selama 1,39 tahun atau sekitar satu tahun lima bulan.  Saya tidak percaya bila ada yang mengatakan sebuah usaha yang balik modal kurang dari satu tahun.  Justru tahun pertama adalah tahun tersulit dalam sebuah usaha.  Akan banyak sekali pengeluaran tak terduga pada awal-awal tahun kita memulai usaha karena belum adanya pengalaman.  Entah itu karena tertipu, karyawan yang ternyata tidak jujur, pemilihan lokasi yang salah, dan lain sebagainya.  Itulah sebabnya mengapa 80% orang gagal pada tahun pertama mereka memulai usaha.  Tapi jangan khawatir Forti-ers.  Semua tergantung diri kita sendiri.  Seberapa besar kemauan kita untuk sukses.  Kegagalan bukanlah alasan untuk berhenti.  Di mana ada kemauan, di situ ada jalan.  So, ayo tetap semangat!!! :)  Dan jangan lupa untuk mengunjungi website Forti di www.fortichemical.com dan temukan berbagai produk menarik seputar kimia laundry.  Temukan juga mesin laundry dan berbagai paket laundry dengan harga murah di www.paketlaundry.com.   Sampai jumpa dan salam sukses :)

Perbandingan Harga Kimia Laundry

Hal yang sangat krusial dalam sebuah laundry adalah kimia laundry.  Di antaranya yaitu deterjen, softener, pelicin pakaian, penghilang noda, parfum laundry, dan lain-lain.  Pilihlah kimia laundry dengan kualitas yang baik, tetapi dengan harga yang masuk akal.  Bila kita memakai kimia laundry yang ada di supermarket, hitung dulu apakah harganya sesuai dengan harga per kilo laundry kita? Misalnya saja untuk deterjen.  Jangan pernah memakai deterjen biasa untuk mesin cuci bukaan depan (front loading) karena akan merusak mesin kita.  Gunakan deterjen matic atau deterjen liquid.  Coba kita lihat beberapa harga deterjen yang ada di pasaran (per 1 Mei 2011).

Merek

Harga per kemasan

Takaran pemakaian untuk 10 liter air

Harga untuk 10 liter air

Ri..so Matic Front Loading Rp 27.990 / 1000 gram 1 sendok takar 87 gram Rp 2.434
Ri..so Cair Rp 7.990 / 400 ml 1 tutup botol 35 ml Rp 666
Ri..so Anti Noda Rp 19.600 / 1400 gram 1 sendok takar 50 gram Rp 700
Att..ck Easy Rp 10.700 / 700 gram 1 sendok takar 50 gram Rp 764
Forti Matic A Rp 13.000 / 1000 gram 1 sendok takar 50 gram Rp 650
Forti Liquid A Rp 6.000 / 1000 ml 1 sendok takar 50 ml Rp 300

10 Liter air merupakan rata-rata jumlah ideal air pencucian (main wash) pada penggunaan mesin cuci bukaan depan (front loading) kapasitas 10 kg pakaian basah.  Untuk mesin cuci bukaan atas (top loading) berkapasitas 10 kg pakaian basah, jumlah airnya dapat mencapai dua kali lipatnya, sehingga dibutuhkan deterjen dua kali lipat.  Kapasitas yang tertulis pada mesin cuci merupakan kapasitas untuk pakaian basah.  Misal tertulis pada mesin cuci top loading berkapasitas 10 kg.  10 kg adalah untuk pakaian basah (bobot air dihitung).  Pada kenyataannya, mesin cuci tersebut hanya mampu untuk 5 kg pakaian kering (hanya setengahnya saja).  Demikian juga sama saja pada mesin cuci front loading, kapasitas yang tertera merupakan kapasitas untuk pakaian basah.  Hanya saja pada mesin cuci front loading, jumlah airnya lebih sedikit, sehingga lebih irit deterjen dan air.

Untuk kimia laundry lain selain deterjen, seperti softener, pelicin, penghilang noda, parfum, dan sebagainya juga harus kita hitung berapa rupiah biaya untuk satu kali pakai atau biaya untuk per kg pakaian.  Bila harga per kilo laundry kita adalah Rp 2.000, lalu biaya kimia laundry kita lebih dari itu, tentu saja kita akan rugi.  Oleh karena itu, penting sekali bagi kita untuk menghitung dengan cermat.

Oke, kembali kepada tabel deterjen di atas.  Dapat kita lihat dari perbandingan harga, deterjen Forti jauh lebih murah! Kualitas Forti pun dapat kita sejajarkan dengan merek-merek ternama tersebut.  Dapat kita tes dengan cara merendam kain dengan noda tinta atau noda lain selama 30 menit, lalu kita lihat performanya.  Akan kita temui Forti berkinerja sama atau bahkan lebih baik daripada deterjen-deterjen di pasaran.  Bila kita memiliki 1 laundry, per bulannya dapat mencapai lebih dari 2000 kg pakaian kering.  Lalu bila kita hitung, kita bisa menghemat lebih dari 50% bila kita menggunakan deterjen Forti!  Begitu pula untuk kimia laundry lainnya, seperti softener, pelicin, parfum, dan lainnya, Forti jauh lebih murah dan berkualitas.

Lalu mengapa deterjen di pasaran bisa semahal itu? Tentu saja, karena kemasan mereka mahal, biaya iklan di berbagai media, biaya pemasaran, biaya paten merek, dan biaya-biaya lain yang kesemuanya dibebankan kepada konsumen akhir.  Sedangkan Forti tidak perlu semua biaya itu.  Kemasan Forti murah meriah, bahkan dapat ditukar (jerigen); biaya pemasaran kami mayoritas via internet dengan biaya nyaris nol rupiah, sehingga harga bisa kami tekan dengan tetap mempertahankan kualitasnya.

So, tunggu apa lagi? Segera pesan Forti Laundry Chemical di sini.

Mengapa Memilih Bisnis Laundry Kiloan?

Kenapa sih kita memilih usaha laundry kiloan? Yes, tentu saja karena bisnis ini ga ada matinya.  Selama orang masih pakai baju, usaha ini bakal jalan terus.  Loh kan orang bisa nyuci sendiri? No man.  Sekarang zaman sudah berubah.  Semua orang sibuk.  Nyari pembantu juga susahnya minta ampun.  Sekarang musim juga jadi ga jelas gara-gara pemanasan global.  Jadinya hujan terus sepanjang tahun.  Kalau laundry satuan mahal banget.  Nah, laundry kiloanlah solusinya.  Selain harganya murah, kualitasnya juga ga jauh beda sama laundry satuan.  Jadi orang-orang ga pusing lagi mikirin baju kotornya and bisa fokus ngurusin yang lainnya.  Pulang kerja baju mereka udah bersih, wangi, dan tinggal pakai deh.

Nah, karena alasan itulah orang berbondong-bondong buka usaha laundry kiloan.  Saya cari-cari di facebook ada buanyak banget laundry kiloan di seluruh Indonesia ini.  Tapi entah kenapa dengan banyaknya laundry tersebut, masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar.  Rata-rata laundry yang sudah establish masih saja kewalahan menerima order.

Lalu apa saja yang harus disiapkan untuk membuka bisnis laundry kiloan? Pertama-tama selain niat adalah mental.  Selama pejalanan bisnis, ga mungkin ga ada rintangan.  Pengusaha tulen harus punya mental baja dan ga boleh menyerah.  Kemudian kita harus itung-itungan.  Ada yang bilang kalau mau mulai bisnis ga perlu diitung dulu.  Langsung nekat terjun langsung.  Kalau saya pribadi sih kurang setuju.  Kalau nekat itu kan dominan otak kanan.  Sedangkan hitung menghitung itu urusannya otak kiri.  Menurut saya otak kanan dan kiri harus seimbang, sehingga bisnis tetap buka tapi tidak rugi terlalu banyak.  Sedikit konvensional, tapi that’s it.

Selanjutnya bila Forti-ers ingin mengetahui lebih banyak tentang bisnis ini, silakan lanjut menuju artikel Bisnis Plan Laundry Kiloan di sini.  Untuk kimia laundry berkualitas seperti deterjen, softener, pelicin, parfum, dan lain-lain, klik di sini.